PT. RAMA DINILAI TIDAK KOOPRATIF, PROYEK JALAN BPJN DINILAI ASJAD. ORMAS BPPKB SIAPKAN AKSI MASA SEHABIS LEBARAN
![]() |
Akibat jalan tersebut menyebakan kecelakaan, sehingga warga tanami pisang sebagi bentuk protes dan agar tidak ada korban berikutnya |
Pandeglang,Kabarindo79.com - Berdasarkan Permen PUPR Nomor 16 Tahun 2020 Bagian Kesatu Umum Pasal 79, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional mempunyai tugas melaksanakan pemrograman, perencanaan, pengadaan, pembangunan, preservasi dan pengendalian penerapan norma, standar, pedoman dan kriteria bidang jalan dan jembatan termasuk konektivitas jaringan jalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Diketahui pihak ketiga pelaksana wilayah pandeglang yang dipercaya BPJN adalah PT. Rama yang terkesan berlangganan setiap tahunnya untuk pelaksanaan pekerjaan tersebut, hampir tiap tahun tidak ada PT. Lain yang bisa masuk kewilayah ini, karena diduga pihak PT. Rama ini ada kedekatan khsus dengan pejabat tertu, meski demikian kita tidak permasalahkan asalkan pekerjaan mereka bisa maksimal sesuai dengan SOP dan RAB.
![]() |
Jalan berlubng yang belum lama ditambal, sudah hancur dan berlubang kembali |
Namun sayang kami menilai adanya pekerjaan yang terkesan asal-asalan atau cenderung jadi ajang bacakan, knapa tidak bangak lubang dijalan nasional tersebut yang baru beberapa hari ditambal namun sudah hancur dan berlubang kembali, yang mendakan bahwa pekerjaan tersebut tidak berkualitas atau bermutu baik, bahkan akibatnya tidak sedikit pengendara yang mengeluh akibat kendaraannya sering trable karna membentur lubang, bakan tidak sedikit pengendara roda dua yang menyebakan cedera akibat jatuh dilubang yang barusan ditambal kemudian hancur kembali bahlan yang sudah di lubangin petugas namun dibiarkan lama untuk di tambal kembali.
![]() |
Jalan bergelombang dan berlubang yang sudah lama dibiarkan |
Menyikapi masalah tersebut Wakil Ketua DPC Ormas Bppkb Kabupaten pandeglang, A Khotib mengatakan pihaknya sudak konfirmasi dengan pihak PT. Rama (Sdr. SHD) melalui chat Whatsapp namun tidak di balas atau cenderung di abaikan.
Untuk itu kata Khotib pihaknya mengajak kepada teman-teman Pers, Okp, Ormas dan Lsm untuk sama-sama menyikapi masalah tersebut, jangan sampai pekerjaan jalan Nasional ini hanya dijadikan ajang bisnis oleh oknum kelompok pengusaha, apalagi kata khotib Perusahaan tersebut bukan berasal dari wilayah Banten sehinga kita harus benar-benar Pantau karena jika bukan pengusaha asal Banten tentunya mereka tidak ada beban atau andil untuk memajukan daerah Banten ini.
![]() |
Dilubangi dan dibiarkan lama tidak ditambal, yang dikeluhkan pengendara akibat kendaraannya sering terbentur lubang |
Saat ditanya Langkah Ormas Bppkb Pandeglang, khotib mengatakan, untuk saat ini pihaknya masih menahan diri karena masih berada di Zona suci (Bulan Ramadhan) namun habis lebaran kami akan melaksanakan Audiensi atau bahkan aksi, karena menganggap Pihak PT. Rama selaku pelaksana tidak mengedepankan kearifan lokal, bahkan saat dikonfirmasi sama orang Pandeglang sendiri pihak PT. Rama terkesan tidak Koopratif Cuek dan tidak peduli. Tutupnya. @Redkh